Keutamaan, Hikmah, dan Manfaat Kurban saat Idul Adha

August 18, 2017

Idul Adha adalah hari raya umat Islam selain dari Idul Fitri. Secara bahasa, Idul Adha berarti kembali berkurban. Sebagaimana salah satu hadit Rasulullah SAW berikut ini:

“Puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan Idul Fitri ialah pada hari kamu berbuka. Dan (Idul) Adha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan berqurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan.” (HR. Tirmidzi No.693, Abu Dawud No. 2324, Ibnu Majah No. 1660)

Hakikatnya penyembelihan hewan kurban adalah simbol pengorbanan yang harus dilakukan setiap orang (bagi yang mampu) atas dirinya sendiri. Kita yang akan menikmati hewan kurban ini, sedangkan yang sampai pada Allah Ta’ala adalah ketakwaan dan kecintaan kita kepada-Nya.

Hal tersebut tentu bisa kita lihat dari sejarah diturunkannya perintah dalam menyembelih hewan kurban. Di mana Nabi Ibrahim as. diuji kesabaran dan ketaqwaannya kepada Allah Ta’ala dengan perintah untuk menyembelih anaknya, Isma’il.

Tentu, ketaqwaan dan kesabaran kita tak sebesar Nabi Ibrahim. Namun, begitu banyak manfaat yang dapat kita ambil dari salah satu ibadah kepada Allah Ta’ala berikut ini, antara lain:

  1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan qurban

Hal ini terdapat dalam salah satu hadist Rasulullah SAW, di mana saat para sahabat bertanya tentang keutamaan yang bisa diperoleh dengan berkurban. Rasulullah menjawab bahwa, “setiap satu helai bulu hewan yang dikurbankan adalah satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

  1. Berqurban adalah salah satu ibadah yang utama

Rasulullah SAW menegaskan bahwa ibadah badan yang paling utama adalah shalat, sedangkan ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban. Hal ini dikuatkan dengan salah satu ayat yang mempunyai arti:

“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al An’am: 162)

  1. Memupuk rasa empati

Saat kesibukan kita dengan duniawi semakin padat, terkadang sikap kepedulian kita dengan sesama sedikit terabaikan. Salah satu manfaat dan hikmah dibalik melaksanakan kurban adalah memupuk rasa kepedulian kita terhadap sesama. Kita kembali diingatkan bahwa ada hak orang lain dalam harta yang kita miliki.

Selain rasa empati, berkurban juga bermanfaat untuk menjaga tali silaturahmi kita pada saudara dan tetangga kita yang lain.

  1. Meningkatkan ketaqwaan kita pada Allah Ta’ala

Makna dari berkurban adalah mendekatkan diri pada Allah SWT. Berkurban juga berarti  dengan penuh keikhlasan menyerahkan segala sesuatunya pada Allah SWT. Sebagaimana Nabi Ibrahim dengan ikhlas menyerahkan anaknya untuk disembelih sebagai bukti ketaqwaannya pada Allah SWT.

  1. Menghindarkan diri dari sikap tamak

Kita diajarkan untuk berbagi dengan saudara kita yang lain lewat berkurban ini. Berkurban adalah ibadah kepada Allah SWT, tapi tidak diwajibkan bagi semua hambanya. Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, misalnya kemampuan untuk berkurband an kemauan. Jika kita mampu dan mau menjalankan perintah Allah SWT berarti kita bukanlah orang yang berorientasi pada harta dunia.

Leave a Comment